Unmuhbarru.ac.id, Barru – Topik penelitian ini menjadi “payung” bagi penelitian yang dilaksanakan secara berkelanjutan, mulai Desember 2023. Selanjutnya, akan dilaksanakan penelitian dalam topik yang lebih mikro sehingga dapat menghimpun tema besar Muhammadiyah di Asia Tenggara.
Respon Pelanggan PLN Terhadap Pemadaman Bergilir
Unmuhbarru.ac.id, Barru – Tim riset Universitas Muhammadiyah Barru melaksanakan survey terhadap respon pelanggan PLN yang mengalami pemadaman bergilir selama tiga bulan terakhir, Oktober-Desember 2023.
Penelitian akan mengindentifikasi respon pelanggan terhadap layanan PLN yang dalam kondisi kemarau panjang akhir tahun 2023 mengadakan pemadaman bergilir di seentaro provinsi Sulawesi Selatan.
Sulsel dan Pemadam Lampu Bergilir: Kenyataan dan Harapan
Unmuhbarru.ac.id, Barru – Berada di Bulukumba, Ujung Bulu (Kamis, 23 November 2023) dan Palampang Ahad (26 November 2023) pemadaman bahkan sampai dua kali dalam sehari. Sementara di Antang, Makassar, lima hari berturut-turut.
Tiba di Barru (Selasa, 28 November 2023) sepanjang siang mati lampu. Sehingga urusan administrasi perkantoran hampir tidak ada yang bisa dilakukan.
Saat mampir untuk menikmati secangkir kopi di Turikale (Maros), Ahad (5 November 2023) juga tidak ada aliran listrik sama sekali.
Mati lampu, kini menjadi kiamat kecil. Dimana tak ada aktivitas yang terkait dengan komputer dapat berjalan. Bahkan beberapa BTS untuk signal telekomunikasi juga diantaranya ada yang tidak beroperasi.
Pengusaha es kristal menemukan masalah tersendiri. Ketika mati lampu, es yang sudah dihasilkan mengalami pencairan. Artinya, ini sebuah kerugian.
PLN sebagai BUMN yang mengurusi kelistrikan, secara berkala menginformasikan jadwal pemadaman. Begitu pula dengan media sosial melalui Instagram, digunakan untuk menyebarluaskan informasi.
Dalam skala tertentu, sampai dua kali dalam sehari. Setiap pemadaman berlangsung selama tiga sampai empat jam. Sehingga dalam satu hari, bisa berlangsung sampai enam jam.
Sementara, kita bisa menyaksikan tenaga bayu berlokasi di Jeneponto, dan Sidrap. Begitu juga dengan PLTU di Jeneponto. Ada pula PLTA di Bakaru, Pinrang.
Dengan ketersediaan pembangkit listrik tersebut, sebuah tanda tanya tentang ketersediaan listrik dengan sebanyak empat pembangkit listrik yang sudah ada di depan mata?.
Pertanyaannya kini “bagaimana kondisi Sulawesi Selatan dengan adanya pemadaman bergilir tersebut?”.
Selanjutnya, juga perlu mengidentifikasi apa faktor penyebab sehingga pemadaman terjadi?
Pertanyaan-pertanyaan itu mengemuka dalam obrolan, termasuk di warung kopi. Warga mulai membicarakan kondisi pemadaman. Termasuk dengan ujaran “kalau warga terlambat bayar, maka otomatis ada denda. Sementara ketika PLN yang bermasalah, tidak ada kompensasi. “Simpan saja kata maaf itu sampai di idul fitri,” timpal seorang warga.
Pengelolaan Pantai untuk Keperluan Wisata, Perbandingan Barru dan Bulukumba
Unmuhbarru.ac.id, Barru – Bulukumba, Kawasan Barru dan Bulukumba merupakan dua daerah di Sulawesi Selatan dengan bentangan pantai yang difungsikan sebagai kawasan wisata. Jika di Barru terdapat Pantai Ujung Batu, maka di Bulukumba ada Pantai Bira.
Sehubungan dengan penggunaan pantai sebagai kawasan wisata, maka penelitian ini akan mengidentifikasi penggunaan pantai tersebut untuk dijadikan kawasan wisata.
Tanete, Setelah 40 Tahun Disertasi Hasan Walinono
Unmuhbarru.ac.id, Barru – Salah satu disertasi awal terkait Sulawesi Selatan yang kita kenali sebagai sebuah provinsi, adalah disertai Hasan Walinono. Diselesaikan di Universitas Indonesia. Dimana perkiraan saya semasa itu, Universitas Hasanuddin belum mengelola program doktoral.
8 Tahun SEAAM, Jejaring Akademik Asia Tenggara
Unmuhbarru.ac.id, Barru – Memasuki November 2023 menjadi dokumentasi bahwa 2016 lalu di Manado, dibentuk sebuah jejaring akademik dalam skala Asia Tenggara. 16 perguruan tinggi yang datang ke kampus IAIN Manado, kemudian menamakannya SEAAM (Southeat Asia Academic Mobility).
STKIP Muhammadiyah Barru, Menanti Terbitnya SK Universitas Muhammadiyah Barru
Melalui sistem informasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, pengajuan STKIP Muhammadiyah Barru untuk tiga program studi telah disetujui. “Kita menanti terbitnya SK Universitas Muhammadiyah Barru,” kata Dr. Andi Fiptar Alam, Ketua STKIP Muhammadiyah Barru, yang juga Pimpinan Daerah Muhammadiyah Barru. “Kini, berbenah dengan apa yang menjadi catatan para assessor yang datang bersama dengan tim kemendikbudristek untuk memvalidasi informasi yang diajukan,” lanjut Andi Fiptar. Didampingi Ismail Suardi Wekke, Direktur Program jejaring IUCSRS yang merupakan mitra STKIP Muhammadiyah Barru, menyampaikan bahwa assesmen lapangan telah dilaksanakan pada tahun lalu.
Sementara itu, Ismail mengapresiasi bahwa dengan adanya informasi terkait persetujuan ini merupakan kabar gembira dan kado awal tahun. Sebagaimana diketahui, ada tiga program studi yang diajukan yaitu fisika, biologi, dan teknik perencanaan wilayah dan kota. Informasi terkini, Sabtu, 14 Januari 2023, ketiganya sudah direkomendasikan.
Adapun untuk SK Universitas Muhammadiyah Barru, menunggu terbit. “Kita masih tetap perlu bersabar sedikit lagi, sehingga SK di tangan dan dapat menerima mahasiswa baru. Termasuk untuk penamaan dan perkenalan ke masyarakat,” lanjut Ketua STKIP Muh Barru. STKIP Muh Barru telah berdiri sejak 1974, kini mengelola dua program studi. Untuk itu, dengan adanya tiga prodi yang disetujui akan menjadi kesempatan dalam transformasi kelembagaan ke universitas.
Selanjutnya, Ismail Suardi Wekke mengemukakan bahwa ini bukan akhir. “Justru ini adalah awal untuk mendorong tumbuh kembang perguruan tinggi di Barru,” kata Ismail. “Sembari menanti terbitnya SK, kita perlu pembenahan yang dapat dilakukan untuk memperkuat kelembagaan institusi STKIP Muhammadiyah Barru yang pada saatnya nanti akan menjadi Universitas Muhammadiyah Barru,” pungkas Ismail.





